Thursday, October 18, 2012

Jakarta: Bakmi Jawa Goreng Cut Mutiah Pak H. Minto

"Nasi Goreng Cut Mutiah 1964, Bakmi Jawa Pak Haji Minto" demikian nama tempat makan pinggir jalan yang berada di pojok kolong stasiun kereta Gondangdia, sebrang mesjid Cut Meutia Menteng. Tempat makan yang buka dari sekitar jam 5 sore sampai dengan jam 1 dini hari ini, konon terkenal dengan Bakmi Jawa Goreng-nya. Selain Bakmi Jawa, tersedia juga menu lain seperti: nasi goreng, bihun, kwetiau, cincang daging, capcay, tongseng, dan gulai dengan varian potongan ati ampela, daging sapi, kambing, atau ayam.

Jika anda tidak suka menunggu lama, datanglah lebih awal untuk mendapatkan pesanan anda. Semakin larut, biasanya semakin banyak antriannya, dan anda harus merogoh banyak kesabaran untuk dapat merasakan sajian masakannya. Kali ini menu yang saya pesan adalah Bakmi Jawa Goreng Daging Ayam dan segelas Jeruk Hangat. Kurang beruntung memang, karena kali ini saya harus rela menungu antrian yang lumayan lama.

Bakmi Jawa Goreng Daging Ayam dan segelas jeruk hangat pun telah disajikan. Selain potongan daging ayam, di dalam bakmi jawa juga terdapat irisan tomat, kol, dan 'potongan gorengan' yang kenyal berlumur kecap. Bakmi Jawa ini disajikan dengan irisan seledri, bawang goreng, dan kerupuk sebagai pelengkapnya.

Sajiannya memang seperti bakmi goreng lainnya, sederhana. Namun ada yang berbeda dengan rasa bakmi jawa yang satu ini, gurih-manis meski tanpa dibubuhi penyedap rasa MSG. Katanya rasa gurih-manis ini berasal dari paduan kuah gulai tongseng dengan kecap manis yang menjadi bumbu bakmi goreng ini. Konon katanya Bakmi Jawa Goreng Pak H. Minto ini digemari oleh banyak selebriti, bahkan oleh Alm. Presiden Soeharto dan Mantan Presiden Megawati.

Bagaimana dengan harga? Tidak lebih dari Rp.20.000,- yang saya keluarkan untuk sepiring Bakmi Jawa Goreng Daging Ayam (Rp.12.000) serta segelas Jeruk Hangat (Rp.3000) yang saya pesan kali ini. Masih terbilang wajar bukan? ;)

* Catatan: harga sewaktu-waktu dapat berubah, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. :)

 
© 2008 GandhiAnwar.Com. All rights reserved. Powered by Gandhi Anwar